Wednesday, September 16, 2026

Rekomendasi

Lini Masa Opini

Mengenal Never Again Rwanda (NAR), Ketika Kelompok Muda Membangun Perdamaian

Editor: Yuyun Khairun Nisa   Ketika dunia berbicara tentang rekonsiliasi pasca-konflik, Rwanda selalu muncul sebagai contoh penting yang bisa kita tiru. Luka Genosida 1994 terhadap Tutsi...

Indonesia Darurat Kriminalisasi Perempuan Pejuang HAM: Refleksi Peristiwa Penangkapan 3 Aktivis Perempuan

Editor: Yuyun Khairun Nisa   Minggu, 21 September 2025, Jaringan Women, Peace, and Security (WPS) Indonesia menggelar konferensi pers secara daring melalui platform Zoom. Forum ini...

Gerakan Perempuan untuk Kesetaraan Gender dan Nasionalisme dalam Buku “Feminisme dan Nasionalisme di Negara Dunia Ketiga”

Editor: Yuyun Khairun Nisa Perjuangan tokoh perempuan dalam masa transisi penjajahan ke masa kemerdekaan kerap kali lebih diingat sebagai simbol pengaruh feminisme. Banyak yang melupakan...

Perempuan Myanmar Melawan Militer, Salah Satunya dengan Berkain

Editor: Yuyun Khairun Nisa *Peringatan pemicu* Gonjang-ganjing politik di negara tetangga kita, Myanmar belum kunjung usai. Sejak 2021, militer Myanmar tidak menerima kalau partai demokrat di...

Perjuangan Kelompok Perempuan Adat dalam Melawan Tambang Marmer di Mollo, Nusa Tenggara Timur

Perempuan dan alam merupakan dua entitas yang tidak dapat dipisahkan karena saling bergantung. Para perempuan seringkali berinteraksi langsung dengan alam sebagai tempat pencaharian makanan,...

Lini Masa Cerita

Perdamaian yang Menapak Bumi: Refleksi tentang Ruang Perjumpaan dan Dialog Lintas Iman di Cirebon

Perdamaian sering kali dibicarakan hanya dalam forum-forum formal, sehingga perdamaian seperti sesuatu hal yang elitis, hanyalah ide langit yang tidak menapak bumi. Perdamaian seakan-akan...

Berbeda Iman, Bertemu sebagai Manusia: Refleksi Perjumpaan dengan Kelompok Beragam

Haidar Bagir dalam launching bukunya berjudul Islam Tuhan, Islam Manusia mengatakan, “Tuhan tidak butuh agama karena agama itu bukan agamanya Tuhan. Agama diturunkan untuk...

Cerita Erna dan Upaya Perlindungan Kekerasan Seksual di Pesantren

Editor: Yuyun Khairun Nisa   Siapa yang seharusnya paling tahu cara melindungi santri kalau bukan pengasuhnya? Di pondok pesantren yang berbasis Nahdlatul Ulama, seorang istri kiyai...

Pelarangan Buku Perempuan di Afghanistan, Sampai Kapan Sosok “Malala” Terus Dibunuh?

Editor: Yuyun Khairun Nisa   Kapan terakhir kali kamu membaca buku yang benar-benar mengubah cara pandangmu? Buku yang membuatmu berani mengambil keputusan, atau percaya bahwa mimpimu...

Tangerang Read A Loud: Perempuan Akar Rumput sebagai Penggerak Literasi Komunitas (Bagian 2)

Editor: Yuyun Khairun Nisa   Anggota TRA, yang disebut Keluarga TRA, sangat beragam. Ada yang bekerja di ranah domestik, pelaku usaha, tenaga pendidik, hingga profesional di...

Terpopuler
Artikel

Lini Masa Tokoh

Yati Kaprawi, Menumbuhkan Kesadaran Hak Perempuan Muslim Malaysia Melalui Seni

Editor: Yuyun Khairun Nisa   Perjalanan pergi ke Malaysia untuk pertama kali, mempertemukan saya dengan berbagai cerita dan momen belajar  yang sangat berharga. Salah satunya adalah...

Cerita Erna dan Upaya Perlindungan Kekerasan Seksual di Pesantren

Editor: Yuyun Khairun Nisa   Siapa yang seharusnya paling tahu cara melindungi santri kalau bukan pengasuhnya? Di pondok pesantren yang berbasis Nahdlatul Ulama, seorang istri kiyai...

Pelarangan Buku Perempuan di Afghanistan, Sampai Kapan Sosok “Malala” Terus Dibunuh?

Editor: Yuyun Khairun Nisa   Kapan terakhir kali kamu membaca buku yang benar-benar mengubah cara pandangmu? Buku yang membuatmu berani mengambil keputusan, atau percaya bahwa mimpimu...

Membuka Penerimaan terhadap Eks-Napiter di Lamongan: Kisah Yeni Lutfiana dan Perempuan Fatayat NU Jatim

Editor: Yuyun Khairun Nisa   Reintegrasi sosial bagi para mantan pendukung kelompok ekstremis memiliki persoalan yang punya sisi yang dalam dan luas sekali. Dampak ideologi ekstrem...

Raudlatun Odax: Perempuan Tangguh Memutus Rantai Nikah Dini Lewat Pendidikan

Editor: Yuyun Khairun Nisa   Pengesahan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 mengenai perubahan batas usia minimal perkawinan menjadi 19 tahun merupakan langkah maju yang signifikan bagi...

Featured
Artikel